Ketemu Bunglon…

Kemarin dikosan ada bunglon..,pertamanya g berani megang tapi lama-kelamaan berain meskipun cuma ekornya ajah hee..,katanya kan bunglon bisa berubah warnanya tapi ditunggu berjam-jam g berubah warnanya. kecewa, padahal pengen liat langsung warnanya berubah. begitupun makannya, eh nak kosan pada g tw makanannya bunglon itu apa, temanku langsug nyari aja di google, ternyata ada makanannya serangga, jangkrik dan kebetulan temanku sebelumnya beli jangkrik katanya sih 1 ons Rp 4.ooo, lumayan banyak jangkriknya.., tapi herannya dikasih jangkrik bunglonnya g mau makan, dipaksa makan malah berontak akhirnya simpan aja jangkriknya didepan, sekali gerak jangkriknya Hupppp…,kaget jangkriknya hilang dan ternyata dimakan oleh bunglon..,syukurlah..,tapi beberapa hari kemudian bunglonnya dibuang kesawah soalnya kata temanku kasian takutnya g da yang ngurus dan akhirnya mati..,dan biarlah dia berkeliaran dengan bebas..,(@ziel).

Sombong…??..,”Ya”

Jika ada seseorang yang sombong pasti ada pula yang membencinya, wajar karna saya sendiri membenci orang yang sombong..,tapi untuk saat ini mungkin sifat sombong yang terlihat ketika saya mempunyai masalah, imbasnya banyak, bahkan membuat seseorang ataupun beberapa orang membenci pada saya hmm..,itu menjadi resiko saya. Mungkin saya hanya bisa bilang maaf, bahkan mengatakan satu kata “maaf” secara langsungpun saya tidak akan sanggup. Banyak orang melihat sifat ataupun menilai seseorang dari sikap luarnya tanpa harus mengetahui sebab akibatnya, karna yang nampak lebih mudah dinilai dari pada yang tersembunyi